Tulisan ini adalah lanjutan dari cerita sebelumnya part 1 yang ini
Setelah momen lebaran bersama keluarga yang sangat menyenangkan kami harus melanjutkan perjalanan. Di solo kami tidak
menginap hanya berkeliling-keliling ke wisata keraton dan menikmati kuliner
khasnya. Meskipun lumayan dekat juga dengan kota Magelang namun kami jarang
sekali berwisata ke kota Solo, setiap mudik pasti kami jalan-jalannya
keJogja,jadi buat anak-anak mini adalah pertama kalinya eksplor kota Solo.
Rute
selanjutnya adalah ke Surabaya, disana kami bersilaturahmi ke rumah teman kemudian
jalan-jalan keliling kota. anak-anak sempat bermain ditaman Flora, taman kota
yang lumayan lengkap permainan anak-anaknya,juga ada beberapa hewan dan di
sekelilingnya banyak aneka jajanan khas. Tak lupa kami juga menyeberang ke
Madura melewati jembatan Suramadu yang cukup terkenal itu dan menikmati kuuliner
bebek sinjay. Namun luar baisa antrian untuk memesan makanan di sana, jadi
anak-anak harus bersabar dulu demii hehehe
Di Surabaya
kami menginap di Hotel Pop, hotel budget yang sudah ditentukan panitia touring
sebagai titik kumpul untuk perjalanan ke Bali. Karena kami berlima dengan hotel
kecil maka anak-anak mengeluh kesempitan hehe namun karena hanya untuk tidur
jadi ya dinikmati saja karena keesokan harinya pagi-pagi setelah sarapan akan
melanjutkan perjalanan.
Pagi-pagi
sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan kami rombongan para peserta touring
sudah bersiap dengan posisi masing-masing. Mobil sudah disiapkan dengan
menempel logo touring, nomor urut dan beberapa sticker sponsor. Rute perjalanan
hari ini adalah Surabaya – Pasuruan – Situbondo – Ketapang – Gilimanuk – Singaraja.
Pemberhentian pertama
kita makan bakso yang katanya terkenal di pasuruan, dan memang meskipun tempat
makannya tidak terlalu luas namun rasanya sangat enak. Kami juga membeli buah
sawo di sekitar tempat makan, sawo yang bersih-bersih dan manis seperti madu
makanya disebut sawo madu.
Kemudian kami
pemberhentian selanjutnya di pantai pasirputih situbondo, pantai yang cukup tenang
dengan angin sepoi-sepoi sangat enak dinikmati sambil istirahat dan menyantap hidangan
seafood disekitarnya.
Lanjut perjalanan
ke Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk. Karena kami
rombongan maka tiket untuk menyeberang sudah dipesan sebelumnya jadi kami tidaj
harus menunggu terlalu lama untuk menyebarang. Ini adalah perngalaman pertama
kalinya menyebarang selain merak -
Bakauhuni. Ternyata penyeberangan ke Bali hanya sekitar 45 menit dengan jarak
tempuh kurang lebih 50 KM. Seperti biasa anak-anak antusias saat naik kapal,
meskipun sudah mulai malam tidak terlihat lagi pemandangan tapi anak-anak menikmati
perjalanan.
Malamnya kami
menginap di POP Hotel Hardys Singaraja, lokasi
hotel di pinggir pantai jadi pagi-pagi anak-anak bisa bermain pasir lanjut
sarapan.
Rute selanjutnya
wisata ke Ulun Dalu Beratan. Pura Ulun Danu Bratan, Pura Ulun Danu Beratan atau
Bratan Pura merupakan sebuah pura dan candi air besar di Bali, Indonesia -
candi utama air lainnya menjadi Pura Ulun Danu Batur. Kompleks candi ini
terletak di tepi barat laut Danau Bratan di pegunungan dekat Bedugul, Kabupaten
Tabanan. Candi air memenuhi seluruh wilayah di daerah aliran; di tepi hilir ada
banyak candi kecil air yang spesifik untuk setiap asosiasi irigasi (subak).
Candi ini sebenarnya digunakan untuk upacara persembahan untuk dewi Dewi Danu,
dewi air, danau dan sungai. Danau Bratan merupakan salah satu danau penting
dalam hal irigasi. Danau Bratan dikenal sebagai danau "gunung suci",
kawasan ini sangat subur, terletak pada ketinggian 1.200 meter, dan beriklim
sangat dingin.
Selanjutnya kami
ke Joger untuk belanja, toko oleh-oleh khas Bali yang sudah sangat terkenal. Namun
karena musim liburan jadi untuk parkir saja kami harus mencari dan dapatnya
agak jauh dari lokasi. Disana anak-anak antusias beli pernak-pernik namun kami
batasi karena di sini harganya cukup lumayan, dan jika ada yang akan dibeli
lebih lagi kami menyarankan untuk besok membeli di Toko Krishna yang lebih
terjangkau hehehe.
Sorenya kami menikmati pantai pasir putih, sunset dan makan malam di Jimbaran. Jimbaran adalah sebuah kelurahan yang terdiri dari 12 banjar adat dan 1 banjar dinas di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, lokasi wilayah ini berdekatan dengan Nusa Dua serta Bandara Internasional Ngurah Rai. Desa adat Jimbaran pada mulanya merupakan kampung nelayan serta petani. Semenjak di wilayah pantai Jimbaran muncul banyak tempat makan hasil laut (seafood) yang pertama di Bali selatan serta beberapa hotel bertaraf internasional, kini mata pencaharian penduduk lokal lebih ke arah pariwisata. Biasanya saat wisata ke Bali pasti makan malam di Jimbaran karena memang sudah sangat terkenal.
Malamnya kami
istirahat di Hotel Haris Riverview Kuta Bali. Alhamdulillah kami bisa
beristirahat untuk besok melanjutkan perjalanan. Selanjutnya kami menikmati
wisata di Bali, berkeliling-keliling dari pantai ke pantai, kemudian siangnya kami
ke Garuda Wishnu Kencana (GWK).
Patung Garuda
Wisnu Kencana berlokasi di Bukit Unggasan, Jimbaran, Bali. Patung ini berdiri
menjulang di dalam kompleks Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana dan merupakan
karya pematung terkenal Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen ini dikembangkan sebagai
taman budaya dan menjadi ikon bagi pariwisata Bali dan Indonesia. Patung
tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara
(Sthiti), mengendarai burung Garuda. Tokoh Garuda dapat dilihat di kisah Garuda
& Kerajaannya yang berkisah mengenai rasa bakti dan pengorbanan burung
Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh
Dewa Wisnu.
Setelah berfoto-foto
kami berkeliling ke area taman di sekelilingnya. Taman Budaya Garuda Wisnu adalah
sebuah taman wisata budaya di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini
terletak di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, kira-kira
40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali.Di sini
berdiri megah sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung Garuda Wisnu
Kencana yang menggambarkan sosok Dewa Wisnu menunggangi tunggangannya, Garuda,
setinggi 121 meter. Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian
146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut.
Menjelang maghrib
kami menikmati pertunjukan tari kecak yang disuguhkan disana. Kecak adalah adalah
pertunjukan dramatari seni khas Bali yang lebih utama menceritakan mengenai
Ramayana dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh
banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan
dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan mengangkat kedua lengan,
menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana.
Namun, Kecak berasal dari ritual sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya
akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau
roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada
masyarakat. Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain
kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari
itu, ada pula para penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti
Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.
Keesokan harinya
kami harus sudah bersiap lagi untuk meninggalkan Bali ke rute selanjutnya yaitu
Bali – Gilimanuk – Ketapang – Bromo. Sebelum menyeberang kami mampir dulu ke
tanah Lot, adalah salah satu Pura
(Tempat Ibadah Umat Hindu) yang sangat disucikan di Bali, Indonesia. Di sini
ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan
batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah
Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan
pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Tanah Lot terkenal sebagai
tempat yang indah untuk wisata pantai dan berfoto-foto.
Kemudian kami
lanjutkan untuk menyeberang Gilimanuk – Ketapang, saat itu sudah cukup malam, jadi
di kapal anak-anak hanya tiduran. Namun tiba-tiba ombakcukup tinggi sehingga
kapalseperti oleng, anak-anak ketakutan, beberapa orang juga nampak khawatir. Akhirnya
sepanjang perjalanan kami tidak bisa tidur karena takut dan banyak-banyak
berdoa. Alhamdulillah kami menyeberang dengan selamat dan melanjutkan
perjalanan ke Bromo.
Kami sampai di
Bromo tepat pada dini hari, Gunung Bromo atau dalam bahasa Tengger dieja
"Brama", juga disebut Kaldera Tengger, adalah sebuah gunung berapi
aktif di Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 meter di
atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten
Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. Gunung
Bromo terkenal sebagai objek wisata utama di Jawa Timur. Sebagai sebuah objek
wisata, Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih
aktif. Gunung Bromo termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Cuaca sangat
dingin meskipun sudah memakai jaket, kaos kaki dan kaos tangan. Akhirnya
anak-anak bawa-bawa selimut untuk keluar ahaha. Untuk sampai ke area wisata
bromo kami harus ganti kendaraan yaitu naik mobil jeep yang bisa disewa. Alhamdulillah
anak-anak sangat antusias sekali.
Dari dini hari
hingga agak siang kamimenikmati berbagai wisata di Bromo, naik ke puncak, pasir
berbisik, padang savana dan aneka jajanan hangat yang ada di sana.
Selanjutnya kami
melanjutkan perjalanan untuk berisitirahat di Harris Hoteland Convention Malang.
Alhamdulillah hotel yang sangat nyaman buat anak-anak berisitirahat. Di malang
kami menikmati kuliner bakwan malang yang memang merupakan makanan favorit
kami. Salah satu yang terkenal adalah Bakso Presiden yang terletak disamping
rel kereta api. Disitu pilihan menunya sangat banyak, ada baso halus, baso urat
dan varian isi yang lain seperti goreng
udang, goreng pangsit, goreng seperti risol, goreng ati ampela dan lain-lain. Ada
juga menu bakso bakar dengan varian bakso alus dan bakso urat.
Sebelum mengakhiri perjalanan di kota Malang kami mempir dulu untuk membeli oleh-oleh Malang Strudel. Strudel adalah kue berlapis, yang terbuat dari pastry dan di isi berbagai buah-buahan. Kue ini adalah makanan populer di jaman Hasburg Empire (1278 – 1780) di Austria. Awal dari makanan ini diperkirakan ditemukan oleh bangsa Yunani dan Turki yang di kenal sebagai Backlava. Saking populernya, makanan ini menjadi makanan favorit rakyat Austria, Jerman dan negara Eropa lainnya. Di Eropa, Strudel yang terkenal dan favorit adalah yang berisi buah apel. Di Jerman sering disebut dengan apfel strudel. Varian isi dan kombinasi rasanya sangat banyak, ada juga beberapa cemilan oleh-oleh khas malang.
Dari kota
Malang kami berpisah dengan rombongan touring karena harus kembali ke Jakarta
sehubungan dengan waktu cuti yang sudah habis, padahal kami masih ingin
eksplore kota-kota lainnya ahaha. Rute perjalanan pulang kami adalah Malang –
Kuningan – Tangerang. Alhamdulillah selama perjalanan kami selalu dalam lindungan
Allah SWT, kembali dengan selamat tanpa kekurangan suatu apa.
Banyak sekali
hikmah dan manfaat dari liburan kali ini:
- Waktu liburan adalah waktu berkumpul bersama keluarga, waktu meningkatkan bonding dan kedekatan antar anggota keluarga. Alhamdulillah selama perjalanan kamilebih banyak berinteraksi, saling membantu dan saling peduli.
- Pengalaman berkeliling beberapa kota membuat anak menambah wawasan dan pengalaman tentang geografi, budaya dan wisata.
- Perjalanan dengan komunitas menambah silaturahmi dan kekeluargaan dengan peserta lain, meningkatkan rasa empati dan saling menolong saat ada yang membutuhkan.
- Waktu liburan yang terbatas dan rute yang panjang mengajarkan anak untuk disiplin mengikuti jadwalyang sudah disediakan, karena jika kita tidak disiplin akan ditinggal.
- Liburan yang panjang membutuhkan perencanaan yang matang sehingga anak-anak sudah diajarkan bagaimana merencanakan suatu perjalanan.
- Persiapan keperluan pribadi anak-anak sudah sejak awal dipersiapkan masing-masing sehingga anak-anak harus belajar bertanggungjawab dengan apa yang menjadi kewajibannya
- Menikmati tempat-tempat wisata di Indonesia mengajarkan anak betapa indah dan kayanya bangsa kita
- Selalu bersyukur atas setiap nikmat dan anugrah yang sudah Allah berikan kepada kita,salah satunya dengan perjalanan yang lancar aman dan selamat.
No comments:
Post a Comment